Bon Appetit

[resto] Desa Gumati (Sentul)

Desa Gumati

Desa Gumati

Jangan keliru mengartikan, kalau mau pergi ke Desa Gumati lalu mencari di peta nama desa ini. Entar malah nyasar lagi..!

Desa Gumati walau dengan tag ‘The Real Village’ bukan nama sebuah desa, walau memang terletak di desa; tapi tepatnya di desa Cijulang.
Lokasinya lumayan jauh – sekitar 78 KM dari rumah.
Kalau dari arah Jakarta, masuk tol Jagorawi dan keluar di pintu tol Sentul Selatan. Dari pintu tol ini, belok kiri lalu ikuti jalan sampai sebelum gapura Bukit Sentul, belok kiri lagi deh. Selanjutnya ikuti jalan – sekitar 5,3 KM dari gapura. Mudah kok, juga jalanannya OK; walaupun pas banget buat 2 mobil.

Salah satu lesehan di Desa Gumati

Suasananya emang lumayan bagus. Minimal ganti suasana yang biasanya mal dan gedung tinggi plus AC; disini suasananya pedesaan: danau buatan, water fall, rice field, sungai, dan hutan2an. Dan yang terpenting, udaranya masih segar!
Bangunan yang ada dibuat dengan bata tanpa plester.
Setiap sudut disediakan tempat duduk yang asik, mulai dari bangku2 oldies sampe kursi goyang juga bangku panjang. Enak banget buat duduk2 dan menikmati angin ‘pedesaan’ deh. Apalagi karena lokasinya di kelilingi banyak gunung (G. Pancar, Gn. Gede, Gn. Pangrango & G. Salak) & deket bogor; pas kami datang kebetulan hujan kecil banget, sampe engga keliatan kalo lagi ujan tapi basah. Jadi pas banget udaranya. Sedikit dingin dan mendung.

Fasilitas yang disediakan di lokasi ini lumayan lengkap. Mulai dari hotel, kolam renang, Flying Fox, Delman & berkuda, toko baju, ruang meeting, sampe dengan restorannya.

Selain keliling2 menikmati suasana, yang pasti makan dong! Makanannya lumayan enak. Tapi mungkin lebih tepatnya adalah suasananya sangat mendukung buat makan, apalagi setelah menempuh jarak yang lumayan jauh ditambah hujan rintik2. Makanan yang ditawarkan macam2, mulai dari sunda sampe steak juga ada. Tempat makan sebetulnya tersebar, mau di pendopo utama bisa atau mau di deket sungai bisa.

ke Joglo lewat pinggir kolam

Kami duduknya di ‘backyard’ atau di Joglo. Enak juga, lebih tenang. Sebetulnya pas dateng belum jam makan, tapi malah ada untungnya juga. Jadi dapat tempat yang strategis dan dilayani dengan lebih cepat.

Nasi Timbel KomplitTeh Poci dan gula batuSegarnya es Pala

Makanan spesial mereka yang kami pesen: Nasi Timbel Komplit (Nasi timbel, ikan asin, lalapan+sambal, ayam bakar, tahu+tempe & sayur asem – Perfect! Rp. 26,5K), Ayam Goreng Gumati bumbu rempah-rempah (Rp. 9,5K). Plus tambahannya: karedok (bukan seperti karedok yang biasa dimakan, warna bumbunya merah, dapetnya seabrek! Rp. 8,5K). Minumnya: Teh Poci (asik nih.. pake gula batu dan pocinya gede! Rp. 17,5K) dan es Pala (Enak! Rp. 17,5K)
Abis makan diterusin duduk2 menikmati kebunnya! What a perfect day!!

View di Panjang Jiwo

Deket Desa Gumati ini ada tempat yang disebut Panjang Jiwo. Kalau ini kayaknya, lebih tepatnya untuk istirahat aja karena mayoritas villa semua, walaupun ada restonya juga. Tempatnya lebih kecil, lokasinya tepat berada di depan Desa Gumati.

 Sekar Jagad dari luarInterior Sekar Jagad

Salah satu yang mempesona adalah villa Sekar Jagad. Interiornya dari kayu semua dan berfungsi sebagai galeri. Terdiri dari 3 kamar yang sangat luas. Di Villa yang disewakan per malamnya Rp. 2500K ini tidak diperkenankan memasak.

Lokasi & Reservasi Desa Gumati:
Jl. Desa Cijulang no. 16 – Bogor
Telp. 0251-271002/7160616
e-Mail: desa-gumati@cafegumati.com

13 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress