[run] Adidas KOTR, S4Run Series 2, LPSRun

start collecting these finisher medals :-)

start collecting these finisher medals 🙂

Itu adalah tiga acara lari 10K pertama yang saya ikuti. Ketiganya terjadi dalam 2 bulan terakhir. Senang juga karena sebenarnya baru mulai lari di Februari tahun 2013 ini. Tinggal sementara setahun (sambil menunggu rumah renovasi) di area Gading Serpong amatlah membantu karena rutenya amat variatif.

Lari memang butuh ketekunan. Mau lari non stop 5KM, ya harus bisa lari dulu 1KM, 2KM, 3KM, 4KM. Dan penambahan jarak itu pasti setahap demi setahap. Jadi bukan masalah ‘bisa tidak bisa’, tapi masalah ‘mau tidak mau’.

Tapi setelah bisa 5KM, ya 10KM tinggal menambah komitmen, dan akhirnya kesampaian juga untuk memberanikan diri ikut 10K, dan sampai saat ini cukup ketagihan. Namun hanya yang lokasinya di sekitar rumah (Serpong), malas kalau harus jauh-jauh.

Sebenarnya sebelum 3 event ini, sempat sekali go-show saat ada Budi Luhur Run, dan baru tahu bahwa untuk acara seperti ini harus benar-benar daftar, bahkan biasanya tempat terbatas. Jadi untuk berikutnya, langsung deh daftar begitu buka hari pertama.

Berikut pengalaman 3 event ini. Ketiganya bertempat start di BSD Green Park Office.

ADIDAS King of the Road (29 Sep 2013)

Ambil race pack lomba lari ternyata jauh. Untung bisa titip.

Hari H prediksi tepat, bahwa harus sepagi mungkin agar dapat parkir yang masih manusiawi. Benar saja, beberapa peserta yang datang mepet, harus downgrade karena butuh waktu cukup lama untuk parkir dan jalan ke tempat start.

Ada tiga kategori lomba : 16.8 km (kalau ikut 5 seri-nya jadi sama dengan 2x marathon), 10km, dan 5km. Start dimulai dari jarak terjauh.

Yang ikut ternyata banyak banget. Dan karena baru pertama ikut kayak ginian, kaget juga melihat banyaknya  animo, banyaknya grup lari, banyak yang sengaja ‘dandan’ untuk acara ini (terutama para peserta wanita). Lari bukan cuma olahraga, tapi juga style.

Dan akhirnya start time. Dari awal, memang bertekad untuk mengikuti pace diri sendiri. Ternyata tidak mudah ya, karena banyak peserta dari awal sudah ‘ngebut’, jadi akhirnya memang terpacu lebih cepat dari rencana.

Namun memang penting untuk menjaga pace diri sendiri. Mulai bisa menyusul para pelari yang habis bensin. Akhirnya usaha ini berhasil memecahkan personal best 10 KM saya 1 jam 6 menit 6 detik (start to finish). Namun secara gun time waktunya beda 42 detik (waktu tambahan karena start di belakang banget).

Untuk jarak 10KM, catatan itu menempati posisi 202 dari total 1151 peserta. Lumayan!

Samsung S4Run Series 2 (13 Oktober 2013)

Acara ini sebenarnya ada 3 series, namun hanya ikut yang di BSD. Banyak kekacauan terjadi saat persiapan ikutan acara ini. Kekacauan pertama adalah adanya luka di jempol kaki kiri akibat gunting kuku kependekan. Setiap melangkah biasa saja sakit. Kekacauan kedua adalah kondisi badan yang baru sembuh flu, sehingga sempat vakum berlari.

Kekacauan terakhir, ada di hari H, saat mau berangkat baru sadar bahwa sepatu lari yang biasa dipakai ketinggalan di Alam Sutra Sport Club. Terpaksa harus pakai sepatu olahraga umum. Walau mereknya lebih keren, tapi bukan khusus buat lari.

Lari di acara ini benar-benar butuh mental. Bener banget kata orang bahwa ‘first part, you run with your body; second part, you run with your mind; last part, you run with your heart‘.

Catatan waktu di acara ini adalah 1 jam 10 menit 37 detik, dan tercatat sebagai posisi 226 dari 410 peserta.

Acara ini masih menimbulkan cerita karena jari kaki ternyata mengalami pembengkakan dan infeksi. Terpaksa ke dokter di rumah sakit untuk penyembuhannya.

LPSRun (10 November 2013)

Sempat skeptis tentang acara ini karena LPS adalah Lembaga Penjamin Simpanan, yang notabene institusi pemerintah. Ternyata dari semua penyelenggaraan, ini yang paling bagus.

Pas pengambilan racepack, ukuran kaos ada contohnya, dan bisa minta ukuran langsung (ga tau gimana mereka jaga stok). Untuk para peserta yang datang dari Jakarta didata apakah mau menggunakan bus dari tiga titik penjemputan. Di hari H, penyediaan konsumsi (air-pisang-roti) juga unlimited.

Ini adalah acara yang benar-benar tidak ada gangguan persiapannya. Walau didera flu, tapi tidak mengganggu kondisi fisik. Dan karena sudah ada pengalaman dua kali sebelumnya, jadi lebih pede dengan pace sendiri.

Dan ini mempengaruhi sekali saat menjalani race ini. Dari awal, pace bisa dijaga mendekati 6 menit per KM. Baru melorot di 4 KM terakhir, namun tetap bisa memecahkan personal best menjadi 1 jam 3 menit 47 detik. Dengan catatan ini, posisinya 121 dari 302 peserta.

————

Definitely, masih ada acara lain yang akan diikuti. Saat ini masih hanya ‘rela’ untuk ikut yang di BSD karena jarak tempuh ke lokasinya dekat. Tujuan berikutnya jelas adalah mencoba menempuh 10KM di bawah 1 jam, dan akan coba menambah daya tahan untuk bisa 20KM lari nonstop.  Tapi melihat komitmen, nampaknya kedua hal ini baru bisa tercapai tahun 2014.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *