It's Life

[life] Chocolate Yang Kami Ingat

130-CoklatAda yang bilang Coklat, ada juga yang bilang Cokelat. Yang pasti buat kami yang namanya Chocolate yang oke adalah yang noir, yang bitter sweet, yang black, yang hitam, yang minimal 60% kandungan Cocoa-nya.

Di lemari es di rumah, engga pernah engga ada chocolate. Katanya sih, engga bikin endut dan jerawat (asal makannya engga banyak2), bisa ngilangin stress (kalo chocolate enak). Bahkan kandungan dalam chocolate seperti flavonoids dan polyphenol yang merupakan bahan antioksidan, yang mampu menurunkan tingkat kolesterol, mengurangi risiko tekanan darah tinggi, melindungi tubuh dari penyakit, serta mengurangi efek-efek penuaan dan juga membersihkan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh, yang akhirnya dapat mengakibatkan kanker. Chocolate juga mengandung theobromine dan caffeine yang memberikan energi bagi tubuh. Jadi, kenapa juga harus menghindari chocolate?

Chocolate sering digunakan sebagai hadiah valentine, selain bunga. Itu sebabnya Valentine pertama kami, aku sudah mintanya dikasi chocolate jangan bunga.. (walaupun akhirnya dapat chocolate dan 14 of roses.. how lucky I am). Sudah dari jaman doeloe kala, aku suka chocolate. Awalnya dari papa, setiap beliau harus ninggalin aku dan adekku keluar kota, dia pasti beliin chocolate biar kami engga ‘bandel’.

Sejak itu, sampe sekarang selalu hunting chocolate. Ke kota manapun dan di negara manapun, hal yang pasti dicari adalah chocolate.

 

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress