Ini foto melati air-ku atau kalo di pelajaran biologi dulu disebut Echinodorus Paleafolius. Termasuk salah satu tanaman air. Bunganya memang mirip dengan melati, putih tetapi tidak wangi. Bunganya tersusun berkelompok sepanjang tangkai, jadi keliatannya banyak banget dan cantik. Setiap pagi pasti akan ada bunga baru yang mekar, sementara menjelang sore bunga-bunga itu berguguran.
Melati air ini mudah banget tumbuhnya. Yang penting selalu ada air dalam potnya. Kalo pas rajin, suka kasi pupuk – tapi udah lama engga diapa2in, tetep tumbuh subur banget tuh dan bunganya tambah banyak. Termasuk jenis tanaman yang engga butuh perhatian banyak deh. Yang penting kena sinar matahari langsung dan dalam pot yang selalu berair.
Walau media tanamnya air, tetep harus disiram lho. Minimal diperhatikan dalam potnya harus ada airnya. Biasanya sih pagi & sore harus dilihat, apakah airnya masih ada engga – terutama kalau lagi musim kemarau. Juga jangan lupa, karena media tanamnya ini air, maka bisa banget jadi tempat tumbuh para ‘drakula’. Beli aja pupuk yang sekaligus bisa membunuh calon ‘drakula’.
Melati air ku ini aku taro di pot tanah liat tanpa motif. Setelah lama, permukaannya sekarang berlumut, tapi malah jadi cantik, natural dan eksotik lho.

6 Comments