{"id":128,"date":"2007-07-30T00:58:25","date_gmt":"2007-07-30T00:58:25","guid":{"rendered":"http:\/\/www.edunik.com\/home\/?p=128"},"modified":"2007-07-30T00:58:25","modified_gmt":"2007-07-30T00:58:25","slug":"travelog-vietnam-2006","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128","title":{"rendered":"[travelog] Vietnam (2006)"},"content":{"rendered":"<p>Artikel Multiply di <a href=\"http:\/\/admonike.multiply.com\/journal\/item\/102\/A_Diary_from_Vietnam_Dec_2006\">sini<\/a><\/p>\n<h2>SNAPSHOT<\/h2>\n<p><strong>History<\/strong> \u2013 sejarah Vietnam sangat panjang &amp; penuh dengan perang. 1000 tahun dijajah oleh China (111 BC \u2013 938 AD), kemudian Perancis (1847-1954), perang saudara yang kemudian melibatkan USA (1964-1969).<\/p>\n<div id=\"attachment_129\" style=\"width: 154px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-129\" data-attachment-id=\"129\" data-permalink=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?attachment_id=129\" data-orig-file=\"https:\/\/i2.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg?fit=144%2C329&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"144,329\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;e2rd&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1307176475&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}\" data-image-title=\"15-Viet1\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;with uncle Ho&lt;\/p&gt;\n\" data-medium-file=\"https:\/\/i2.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg?fit=131%2C300&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i2.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg?fit=144%2C329&amp;ssl=1\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-129\" title=\"15-Viet1\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg?resize=144%2C329\" alt=\"\" width=\"144\" height=\"329\" srcset=\"https:\/\/i2.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg?w=144&amp;ssl=1 144w, https:\/\/i2.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg?resize=131%2C300&amp;ssl=1 131w\" sizes=\"(max-width: 144px) 100vw, 144px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-129\" class=\"wp-caption-text\">with uncle Ho<\/p><\/div>\n<p>Dan terakhir perang tetap berlanjut walau USA telah keluar dengan meninggalkan bekas yang akan sulit dilupakan sampai dengan tahun 1975 dengan kemenangan di pihak utara. Juli 1976 adalah saat dimana Vietnam benar sudah bersatu kembali sebagai Socialist Republic of Vietnam. Tidak heran, banyak tomb dengan karakter China dan makanan pagi adalah <span style=\"color: #ff9900;\">roti baguette khas Prancis<\/span> yang turut memperkaya culturenya.<\/p>\n<p><strong>Language<\/strong> \u2013 Vietnam, tapi engga usah kuatir, banyak yang bisa basic english. Lagipula scriptnya dalam a-b-c-d yang pake karakter. Jadi tetap lebih mudah untuk diikuti\/dibaca walau dengan lafal yang salah. Minimal untuk modal jalan dan lihat peta sudah sangat cukup. (^__^) \u2013 tapi semua nama yang dalam bahasa vietnam di tulisan ini ditulis dengan a-b-c-d biasa tanpa coretan atas dll untuk kemudahan menulis tentunya.<\/p>\n<p><strong>Food &amp; Drink<\/strong> \u2013 mirip chinese food. Makanan: <span style=\"color: #ff9900;\">Pho<\/span> (noodles soup \u2013 tapi tetep yang terenak yang di Melbourne.), <span style=\"color: #ff9900;\">Com<\/span> (rice), <span style=\"color: #ff9900;\">Lau<\/span> (steamboat). Nama makanan ini biasanya disertai dengan nama daging yang menyertai seperti <span style=\"color: #ff9900;\">Bo<\/span> (sapi), <span style=\"color: #ff9900;\">Ga<\/span> (ayam), <span style=\"color: #ff9900;\">Ca<\/span> (ikan) <span style=\"color: #ff9900;\">Lon\/Heo<\/span> (babi). Snack: <span style=\"color: #ff9900;\">Nem<\/span> (spring rolls), <span style=\"color: #ff9900;\">Banh Bao<\/span> (sejenis bapao), <span style=\"color: #ff9900;\">Banh Chung<\/span> (mirip bacang tapi persegi bentuknya) Buah: <span style=\"color: #ff9900;\">Thanh Long<\/span> (dragon fruit). Minuman\/Dessert: <span style=\"color: #ff9900;\">Bia hoi<\/span> (draught beer, di Hanoi dijual VND 2000\/gelas), <span style=\"color: #ff9900;\">Xeo<\/span> (rice wine, rasanya mirip arak putih), lotus tea, <span style=\"color: #ff9900;\">Ca Phe Sua Da<\/span> (kopi dengan susu kental manis, dengan coffee-drippers khas viet), <span style=\"color: #ff9900;\">nuoc dua<\/span> (kelapa muda), <span style=\"color: #ff9900;\">Che<\/span> (bubur manis, seperti ketan item). Uniknya ttg minuman ini adalah kalau minum pasti arah duduknya adalah menghadap ke jalan.<\/p>\n<p>Lengkap ttg makanannya bisa dilihat di <a href=\"http:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/vietnamese_food\">Wikipedia<\/a> ini.<\/p>\n<p><strong>Cost &amp; Money<\/strong> \u2013 pas Dec 2006 : 1 USD = 9100 IDR = 16100 VND<\/p>\n<p>Hampir di byk tempat wisata, Viet memberlakukan 2 biaya &#8211; local &amp; foreigner. Kalo belanja, tawar minimal 50% terutama kalau beli souvenirs. Biasanya foreigners suka di overcharged. However Vietnam is a dream deal, apa2 serba murah.<\/p>\n<p><strong>Getting Around<\/strong> \u2013 alternatifnya banyak untuk jalan2 dalam kota, <span style=\"color: #ff9900;\">xe om<\/span> (ojek motor), cyclos (becak), city bus, taxi, ikut tour atau feet power (jalan kaki deh). Seringnya pas perjalanan ini leg power (leg is number 1) atau city bus yang jauh dekat biayanya VND 3000. City bus ini lumayan menyenangkan baik di HCMC ataupun di Hanoi. Tertib, petunjuk ada di setiap halte dan kita bayar diatas ke kondekturnya. Untuk intercity tersedia sewa private car, train, open tour bus, atau domestic flight (Vietnam Airline dan Pacific Airline)<\/p>\n<p><strong>Highlights Cities<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">HCMC (formerly Saigon) <\/span>: kota bisnis &amp; terbesar di vietnam. Semula dikenal dengan nama Saigon, tetapi sejak \u2018kalah\u2019 dari vietnam selatan, namanya berubah menjadi Ho Chi Minh City (HCMC). Polusi udara &amp; suara. Aduh tuh motor.. banyak banget ya. Tapi kota ini cantik dengan ao dai dan makanannya.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Hue<\/span>: bekas ibukota vietnam jaman dahulu sekali ini cantik dengan tomb dan citadelnya. Belum lagi makananannya yang superb spt Bun Bo Hue (noodle soup khas Hue). Kotanya terbagi dua (utara \u2013 tempat citadel &amp; selatan \u2013 byk restaurant &amp; hotel) oleh Parfume River.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Hanoi<\/span>: datang di bulan Desember di ibukota Vietnam ini artinya winter. Dingin dan sangat menyenangkan menyusuri kota dan jalanan di Hanoi. Wangi hio dan wangi pho serta harum hangatnya baguette dimana2 menambah menarik kota ini. I love this city.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Halong Bay<\/span>: spectacular dengan grottoes &amp; pulau2nya. Mengingatkan pada guilin di China.<\/p>\n<p>Foto-fotonya bisa dilihat <a href=\"http:\/\/imagomundi.multiply.com\/photos\/album\/16\/10_Memorable_Things_About_Vietnam\">disini<\/a>.<\/p>\n<h2>PREPARATION (1 month before)<\/h2>\n<p>1.. Buku <a href=\"http:\/\/www.roughguides.com\/store\/details.html?ProductID=29\">Rough Guide<\/a> untuk Asia Tenggara jadi modal buat menyusun itinerary. Surf internet, terutama site-nya <a href=\"http:\/\/ambarbriastuti.multiply.com\/journal\/item\/20\">Ambar<\/a> dan <a href=\"http:\/\/www.virtualtourist.com\/travel\/Asia\/Vietnam\/TravelGuide-Vietnam.html\">Virtual Tourist<\/a><\/p>\n<p>2.. Pesan tiket pesawat dari SING-HCMC-SING, lewat <a href=\"http:\/\/www.tigerairways.com\/\">Tiger Airways<\/a> \u2013 2 pax 656.92 SGD (incl. tax). Kalo naik Garuda, sekitar USD 800\/pax untuk periode yang sama.<\/p>\n<p>3.. Pesan tiket pesawat untuk Jkt-Batam dan Singapore-Jkt (Lufthansa) lewat Dwidaya<\/p>\n<p>4.. Pesan hotel <a href=\"http:\/\/www.hotels-in-vietnam.com\/\">online<\/a> untuk HCMC,\u00a0 Hue, dan Hanoi. Rencananya 1 kota lagi \u2013 yakni Dalat; pengen coba kalo pesan langsung di tempat lebih murah atau engga\u2026<\/p>\n<p>5&#8230; Pesan tiket pesawat domestik (HCMC-Hue, dan Hanoi-Dalat : USD 145\/pax) lewat <a href=\"http:\/\/www.sinhcafevn.com\/AboutUs.asp\">Sinh Caf\u00e9<\/a>, salah satu biro perjalanan di Vietnam yang punya online.<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<p>Untuk hotel &amp; pesawat domestik, walau dilakukan secara online; pembayarannya tetap dilakukan pada saat di hotelnya atau ke Sinh Caf\u00e9 pada saat mengambil tiket pesawat.<\/p>\n<p>***<strong>Day 0 | Jkt-Batam-Singapore (13 Dec)<\/strong><\/p>\n<p>Ke Kinokuniya, di Orchard rd buat cari \u2018bible\u2019nya traveller: <a href=\"http:\/\/www.lonelyplanet.com\/worldguide\/destinations\/asia\/vietnam\/\">Lonely Planet Vietnam<\/a>.<\/p>\n<p>***<strong>Day 1 | Singapore-HCMC (14 Dec)<\/strong><\/p>\n<p>Dengan Tiger Airways (jam 12.00) ke Ho Chi Minh City (HCMC) di Vietnam (2 jam perjalanan).\u00a0 Tiger Airways ini low cost carrier, engga ada nomor tempat duduk; jadi banyak banget yang berlari2 supaya dapat tempat duduk terdepan. (termasuk kami\u2026 alhasil, dapat nomor 1 deh\u2026 hehehe)<\/p>\n<p>Pas landing, sedih sedikit.. aduh tuh bandara <span style=\"color: #ff9900;\">Tan Son Nhat<\/span>, biarpun internasional \u2013 engga ada bagus2nya deh. Yang dilihat pertama kali adalah rumput menguning dan kumpulan pesawat tempur tua. Yang menggembirakan adalah banyak \u2018bule\u2019 di pesawat. Jadi, mestinya sih engga salah pilih vietnam sbg tempat liburan.<\/p>\n<p>Sebelumnya sudah dapat bocoran dari temen, kalo sampai di HCMC \u2013 2 hal yang harus dilakukan:\u00a0 (1) <span style=\"color: #ff9900;\">run as fast as possible<\/span> buat ke imigrasi counter dan (2) pilih saigon taxi &amp; pastikan pakai meter. Jadilah begitu mendarat, lari2 lagi biar duluan ke counternya. Dan bener aza, selain kami banyak lho yang lari2. Dan juga bener lagi, kalo ternyata lambreta sekali imigrasinya (tsk..tsk..tsk..)<\/p>\n<p>Begitu dapat keluar imigrasi dan ambil bagasi, tuker 100 USD di salah satu counter dengan commission 3% (kalo tuker di kota \u2013 engga kena komisi)<\/p>\n<p>Terus naik Taxi (VND 65K) ke <span style=\"color: #ff9900;\">Dong Khoi area, District 1<\/span>.<\/p>\n<p>Sleeping: <a href=\"http:\/\/www.hotels-in-vietnam.com\/hotels\/saigon\/thanglong_hotel.html\">Than Long Hotel <\/a>(48 Mac Thi Buoi, USD 25\/day). Ada lift, breakfast &amp; internet. Kamarnya OK lah, kecil tapi bersih dengan sattelite TV (incl HBO &amp; MTV) &amp; AC + shower incl water heater. Dekat dengan <span style=\"color: #ff9900;\">Saigon River<\/span>.<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Eating<\/span>: <span style=\"color: #ff9900;\">Vietnam House<\/span> (93-95 Dong Khoi). Traditional Vietnamese food. Lokasi dekat sekali dengan hotel, in the center of tourist centre. Buat pembuka, pilih Vietnam house\u2019s sampler (VND 49K) jadi bisa coba aneka snack &amp; spring rollsnya Viet. Mealsnya prawns on sugar cane sticks (VND 85K) dan fried tofu w\/ lemon grass &amp; chilli (VND 25K). Penutup, banana fritter (VND 31K).<\/p>\n<div id=\"attachment_132\" style=\"width: 253px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-132\" data-attachment-id=\"132\" data-permalink=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?attachment_id=132\" data-orig-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg?fit=243%2C325&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"243,325\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;e2rd&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1307176273&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}\" data-image-title=\"15-Viet3\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Saigon Cathedral&lt;\/p&gt;\n\" data-medium-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg?fit=224%2C300&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg?fit=243%2C325&amp;ssl=1\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-132\" title=\"15-Viet3\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg?resize=243%2C325\" alt=\"\" width=\"243\" height=\"325\" srcset=\"https:\/\/i1.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg?w=243&amp;ssl=1 243w, https:\/\/i1.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet3.jpg?resize=224%2C300&amp;ssl=1 224w\" sizes=\"(max-width: 243px) 100vw, 243px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-132\" class=\"wp-caption-text\">Saigon Cathedral<\/p><\/div>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: Target pertama adalah ke <span style=\"color: #ff9900;\">Sinh Caf\u00e9<\/span> yang di daerah Pham Ngu Lao buat ambil tiket domestic flight. Sepanjang jalan, banyak ternyata yang bisa dilihat dan cantik untuk jadi object foto.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Municipal Theater<\/span> \u2013 cuman lihat dari luar. Besar &amp; bagus. <span style=\"color: #ff9900;\">Hotel de Ville<\/span> \u2013 jalan terus ke jl Nguyen Hue, bisa lihat gedung ini dari luar. Sudah engga bisa lihat dalamnya karena digunakan untuk People\u2019s Committee. <span style=\"color: #ff9900;\">Main Post Office<\/span> \u2013 lanjut terus, ketemu deh deh dengan kantor post yang bersebelahan dg <span style=\"color: #ff9900;\">Notre Dame Cathedral<\/span>. Notre Dame Cathedral \u2013 sangat mencolok dengan warna orange-nya. Didalamnya banyak ruang2 kecil untuk para kudus.<\/p>\n<p>Setelah dapat tiketnya dari Sinh Caf\u00e9, rencananya mau jalan ke <span style=\"color: #ff9900;\">Botanical Garden<\/span>. Karena jauh dan pengen coba naik cyclos, nyoba nawar deh. Eh.. malah ditawari buat naik cyclos 37,5K VND\/hour untuk keliling kota. Harga ini engga pake tawar. Katanya sih mestinya 1 jam 1 USD atau 15K VND. 1 cyclos hanya bisa muat 1 orang. Uniknya kebanyakan dari mereka sudah punya daftar tempat yang harus dikunjungi, kita tinggal duduk dan menikmati. Serunya, pada saat keliatannya naik cyclos bakal ketabrak oleh motor, eh.. taunya engga! Sepanjang jalan kami melihat atau \u2018dipaksa\u2019 turun untuk melihat: <span style=\"color: #ff9900;\">AIA Building<\/span>, patung <span style=\"color: #ff9900;\">Tran Hung Dao<\/span> (one of vietnam\u2019s hero \u2013 3X defeated the Mongol warriors), <span style=\"color: #ff9900;\">Majestic Hotel<\/span> dan <span style=\"color: #ff9900;\">Riverside Hotel<\/span> yang lokasinya betul2 dekat dengan Saigon River, dll.<\/p>\n<p>Perbekalan spt air minum &amp; munchies beli di supermarket <span style=\"color: #ff9900;\">Russian Marke<\/span>t (Tax Department Store).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>***<strong>Day 2 | HCMC (15 Dec)<\/strong><\/p>\n<p>Breakfast dg semangat biar full feet powernya! Fried Egg dan Pho Bo (Mie Kuah sapi khas Viet). Biar gitu pas di jalan sempat beli juga sandwich-nya Vietnam\/<span style=\"color: #ff9900;\">Banh Mi Thit<\/span> (VND 4K). Roti baguette diisi dengan irisan wortel, rebung, timun, ikan dan disiram saus sambal.<\/p>\n<div id=\"attachment_130\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2.jpg\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-130\" data-attachment-id=\"130\" data-permalink=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?attachment_id=130\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2.jpg?fit=329%2C246&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"329,246\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;e2rd&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1307176145&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}\" data-image-title=\"15-Viet2\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;French-Viet fusion&lt;\/p&gt;\n\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2.jpg?fit=300%2C224&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2.jpg?fit=329%2C246&amp;ssl=1\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-130\" title=\"15-Viet2\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2-300x224.jpg?resize=300%2C224\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"224\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2.jpg?resize=300%2C224&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet2.jpg?w=329&amp;ssl=1 329w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-130\" class=\"wp-caption-text\">French-Viet fusion<\/p><\/div>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Eating<\/span> : <span style=\"color: #ff9900;\">Pho 2000<\/span>, dekat dengan <span style=\"color: #ff9900;\">Ben Thanh<\/span> market. A good place to sample some noodles at gleaming aluminium tables. Banyak dipajang foto Bill Clinton (presiden USA I yang datang ke Vietnam setelah perang di Vietnam) sedang makan disini.<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: tekad hari ini mengunjungi semua museum &amp; pagoda yg ada di HCMC dan ke sudut kota (Cholon) dengan bus. Untung cuaca mendukung, tidak hujan! Military Museum \u2013 banyak koleksi senjata dan tank ada di lokasi ini. Lebih banyak lagi adalah anak2 TK yang berkunjung. Ternyata, hampir semua museum hampir selalu ada rombongan anak TK.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">History Museum<\/span>, <span style=\"color: #ff9900;\">Jade Emperor Pagoda<\/span> \u2013 salah satu pagoda tertua yang lokasinya dekat dengan chinatownnya HCMC. Banyak merpati dan ada kolam kura-kura. Di dalamnya sendiri banyak patung dewa\/i dengan wangi hio.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Xa Loi Pagoda<\/span> \u2013 termasuk pagoda yang baru didirikan, terkenal karena presiden Viet Selatan \u2013 Ngo Dinh Diem memerintahkan untuk membunuh 400 pendeta budha. Akibatnya mereka melawan Diem dan mendukung Viet Utara.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">War Remnants Museum<\/span> \u2013 (28 Vo Van Tan, admission VND 15K) Kalo selama ini melihat perang vietnam dari sisi Amerika, maka di museum ini melihat perang dari sisi Vietnam. Terdapat 8 thematic exhibitions. Yang sangat membekas adalah banyak korban perang, hanya karena makan tanaman \u2013 kalo pregnant ; anak yang dilahirkan jadi deformed dan hidup pula. Ini semua akibat orange bomb yang dijatuhkan oleh USA pada saat perang. Selain foto, banyak ditampilkan juga senjata, tiger cage (penjara untuk menyiksa pada saat perang saudara) dan guillotine (alat siksa untuk orang vietnam pada saat penjajahan perancis). Sedih!<\/p>\n<div id=\"attachment_131\" style=\"width: 228px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-131\" data-attachment-id=\"131\" data-permalink=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?attachment_id=131\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg?fit=218%2C316&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"218,316\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;e2rd&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1307176322&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}\" data-image-title=\"15-Viet4\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;kasihan&#8230; &lt;\/p&gt;\n\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg?fit=206%2C300&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg?fit=218%2C316&amp;ssl=1\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-131\" title=\"15-Viet4\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg?resize=218%2C316\" alt=\"\" width=\"218\" height=\"316\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg?w=218&amp;ssl=1 218w, https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet4.jpg?resize=206%2C300&amp;ssl=1 206w\" sizes=\"(max-width: 218px) 100vw, 218px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-131\" class=\"wp-caption-text\">kasihan... <\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Cholon<\/span> \u2013 naik bus dari War Remnants ke daerah District 5 atau lebih di kenal dengan nama Cholon. <span style=\"color: #ff9900;\">Thien Hau Pagod<\/span>a \u2013 di daerah Cholon. <span style=\"color: #ff9900;\">Bin Thay Market<\/span> \u2013 for us, berasa salah datang tempat ini. Selain jauh sekali, polusi udara &amp; suara tingkat tinggi ditambah market ini jual bahan makanan seperti ebi, cabe dll versi grosir pula. Jadi bener2 merusak hari deh.<\/p>\n<p>***<strong>Day 3 | HCMC-Hue (16 Dec)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: <span style=\"color: #ff9900;\">Ben Tanh Market<\/span> \u2013 tempat kalau mau melihat semua jenis masakan, buah, bumbu atau mau cari oleh2 bahkan ao dai. Walau di kios2nya di tulis fixed price, tetap harus tawar.<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Ice Cream<\/span>: <span style=\"color: #ff9900;\">Kem Bach Dang<\/span> \u2013 kami mengakhiri hari di HCMC dengan makan ice cream yang ada di dalam kelapa muda dan dihiasi dengan buah2an seperti semangka, melon, anggur dan dragon fruit (atau dikenal dengan nama: kem trai dua, VND 45K).<\/p>\n<p>Siangnya dengan Vietnam Airline jam 14.00 yang delay hingga jam 16.00 pindah ke kota Hue. Hampir 4 jam menunggu memang bosan sekali. Untung diselamatkan adanya internet gratis di bandara.<\/p>\n<p>Setelah 1 jam perjalanan,\u00a0 tiba di <span style=\"color: #ff9900;\">Phu Bai airport<\/span>, kota Hue \u2013 langsung ke counter yang menyediakan taxi ke city dengan biaya VND 100K. Taxinya model minibus, dengan tiket itu engga perlu tambah biaya apa2 lagi untuk tiba di hotel. Karena sampai sudah malam, maka targetnya hanya ke hotel, makan malam, dan cari Hue city tour. Rencananya mau 2 malam di Hue, dengan bolak-balik ke <span style=\"color: #ff9900;\">Hoi An<\/span>. Tapi ternyata setelah tanya sana-sini ke travel agent yang ada di Hue, tidak mungkin bolak balik ke Hoi An, maka diputuskan untuk hanya 1 malam di Hue dan lanjut ke Hanoi dengan bus malam (653 km,\u00a0 40 seaters, jam 18.00-08.00 dengan 2X perhentian dan dijemput di hotel \u2013 USD 7)<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sleeping<\/span>: <a href=\"http:\/\/www.hotels-in-vietnam.com\/hotels\/Hue\/asia_hotel.html\">Asia Hotel<\/a> (di south parfume river, 17 Pham Ngu lao, USD 28) \u2013 Bathtub+water heater, satellite TV, buffet breakfast (passion fruit, mangga &amp; dragon fruit berlimpah, selain kue2 dan nasi+mie). Kalau mau pake internet, VND 0,5K\/menit<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Eating<\/span>: 2X dinner, karena tahu malam ini adalah malam terakhir di Hue. <span style=\"color: #ff9900;\">Tropical Garden Restaurant<\/span> (27 Chu Van An) \u2013 spesialis di central-vietnamese cuisine. <span style=\"color: #ff9900;\">Bun Bo Hue<\/span> (Hue specialty noodles, VND 20K) harus dipesan! Popular speciality: do-it-yourself grilled pork ball dengan peanut sauce &amp; rice papernya (VND 45K) untuk dijadikan spring rolls. Serta snack Hue yang terkenal, fried pancake dengan peanut sauce (VND 19K) Jam 19.00 ada pertunjukan musik tradisional. Lanjut ke <span style=\"color: #ff9900;\">Tinh Tamh<\/span> (12 Chu Van An) \u2013 spesialis vegetarian. Rice Friednya enak sekali dengan \u2018babi\u2019 dan \u2018ayam\u2019 plus vegetable spring rolls.<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Tours<\/span>: Pesan di <span style=\"color: #ff9900;\">DMZ Travel<\/span>, USD 7 untuk 1 day city tour (07.30-16.30) incl english speaking guide, bus max 24 orang, boat untuk menyusuri parfume river (45\u2019) + lunch. Dijemput di hotel. Belum termasuk entrance ticket.<\/p>\n<p>***<strong>Day 4 | Hue (17 Dec)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: Pagi2 disambut dengan hujan. Jadilah beli jas hujan (warna ungu, VND 15K\/pcs) supaya jalannya bisa lebih mantap. Dalam perjalanan tour, juga mengunjungi tempat pembuatan topi caping yang dibuat dari daun bambu. Kalo diterawang ke sinar matahari, nanti ada gambar bunga &amp; matahari. Juga diperlihatkan tempat pembuatan hio \u2013 dengan wangi sandalwood.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Tomb of Tu Duc<\/span> \u2013 (VND 55K) dibangun th 1864-1867 untuk kaisar IV \u2013 Tu Duc (1848-1883). In fact, jenasahnya sendiri tidak ada di tempat ini. Tempatnya sangat apik, dengan pohon pinus dan danau disekelilingnya. Di lokasi ini pula terdapat tomb of Kien Phuc (anak angkat tu Duc, kaisar V).<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Tomb of Minh Mang<\/span> \u2013 (VND 55K) dibangun th 1841-1843 untuk kaisar II \u2013 Minh Mang (1820-1840).<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Tomb of Khai Dinh<\/span> \u2013 (VND 55K) dibangun th 1920-1931 untuk kaisar XII \u2013 Khai Dinh (1916-1925), merupakan kaisar terakhir yang meninggal di Vietnam. Kaisar XIII meninggal di Perancis dan sejak itu berakhir pula dinasty Nguyen ini. Karena dibangun paling akhir, terlihat pula sangat kemodernannya dengan marmer dan arsitektur baroque.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Citadel<\/span> \u2013 (VND 55K) mirip forbidden city di Beijing baik dari susunan maupun bentuknya. Didirikan th 1804 olek Kaisar Gia Long. Tetapi akibat perang, dari 148 bangunan yang tersisa tinggal 20 bangunan. Saat ini dalam proses untuk membangun kembali, dan diperkirakan perlu 30 tahun untuk jadi seperti semula.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Thien Mu Pagoda<\/span> \u2013 7 tiers yang melambangkan manushi-buddha, yakni inkarnasi Buddha menjadi manusia. Disamping pagoda, terdapat kura2 lambang umur panjang. Kalau menyentuh kepalanya akan membawa keberuntungan.<\/p>\n<p>Setelah diakhir dengan menyusuri <span style=\"color: #ff9900;\">Perfume River<\/span> menggunakan boat, kami kembali ke hotel untuk bersiap perjalanan <span style=\"color: #ff9900;\">14 jam ke Hanoi<\/span>. Letih? Iya. Jauh? Iya. Bisa tidur? Susah dikatakan, awalnya sulit, soalnya kebetulan di bis kami banyak turis dari eropa yg bernyanyi lagu swedish sepanjang 4 jam pertama perjalanan, belum lagi harus menyesuaikan diri untuk tidur dengan posisi duduk) Menyesal? Tidak! Murah sih.. pengalaman baru lagi!! 2X berhenti di tempat perhentian yang tidak bisa dibilang bersih &amp; apalagi nyaman, tapi sangat lumayan untuk meluruskan kaki ataupun beli cookies.<\/p>\n<p>***<strong>Day 5 | Hanoi (18 Dec)<\/strong><\/p>\n<p>Tiba sekitar jam 0800 di <span style=\"color: #ff9900;\">Giap Bat<\/span> bus station, disambut udara dingin. Untuk foreigners, ada petugas yg menyediakan meter taxi. VND 120K untuk sampai <span style=\"color: #ff9900;\">Old Quarter<\/span> area.<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sleeping<\/span>: <a href=\"http:\/\/www.hotels-in-vietnam.com\/hotels\/hanoi\/prince_1_hotel.html\">Prince 1 Hotel<\/a> \u2013 (51 Pho Luong Ngoc Quyen, USD 15\/day). Bersih, tanpa lift (untuk dapat di lt 1), bathtub dg water heater, breakfast (roti dengan telur goreng \/ butter+jam+cheese atau pho) dan free internet. Begitu datang pagi, sambil menunggu check-in, kami dipersilakan breakfast dulu. Baiknya\u2026 (^_^) .. Jam 0900 sudah bisa masuk kamar, langsung tidur siang dulu\u2026 Sebelumnya sempat lihat2 alternatif 1 day tour ke Halong Bay yang yang ditawarkan oleh hotel (provided by <a href=\"http:\/\/www.khanhsinhtravel.com\/\">Khanh Sinh<\/a> our)<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Eating<\/span>: <span style=\"color: #ff9900;\">Pho 24<\/span>, dan ini adl Pho terakhir yang kami makan di Vietnam. Terlalu byk melihat Pho all day long at street stalls everywhere finally bikin \u2018eneg\u2019 juga..; bukannya tidak enak lho.. hanya berasa enough is enough.<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: Karena penerbangan Dalat-HCMC tgl 22 Dec \u2013 FULL dan sewa mobil engga mungkin karena walau Dalat-HCMC dekat; jarak tempuhnya lamaaa krn jalanannya jelek, maka ganti flight deh di kantornya Vietnam Airline (25 Pho Trang Thi).<\/p>\n<p>&#8212; rute Hanoi-Dalat menjadi Hanoi-HCMC tgl 22 Dec jam 08.00. Prosesnya mudah sekali, ambil nomor kemudian sambil bawa paspor dan tiket lama di refund (dipotong 10% dari harga beli) kemudian beli tiket tujuan baru.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Old Quarter<\/span> \u2013 tempat dimana semua barang dijual. Bahkan jaman dulu, setiap nama jalannya menunjukkan barang yang dijual. Misal Hang Bac-silversmiths, Hang Dieu-pipes, Hang Ga-Chicken, dll. Menyenangkan sekali menyusuri jalan2 kecilnya, peta yang biasa digunakan biasanya dari kartu nama hotel sudah cukup. Setiap malam, setelah jalan selama di Hanoi kami pasti menyusuri setiap sisi di Old Quarter ini.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">Hoan Kim Lake<\/span> \u2013 dekat dengan Old Quarter, ada danau yang sangat tenang &amp; cantik. Juga jadi patokan jalan di Old Quarter. Di tengah danau, melalui jembatan Huc warna merah, kita bisa ke NgocSon Temple (VND 3K).<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\">St. Joseph Cathedral<\/span> \u2013 (Pho Nha Tho) gereja katholik dengan warna abu, mirip gothic. Apalagi saat itu dihiasi dengan kandang untuk peringatan Natal dengan warna abu tua.. dipinggir gereja, banyak sekali caf\u00e9 untuk makan atau minum kopi.<\/p>\n<p>Perbekalan spt air minum &amp; munchies di <span style=\"color: #ff9900;\">Intimex<\/span>, dekat dengan Hoan Kim Lake<\/p>\n<p>***<strong>Day 6 | Halong Bay (19 Dec)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: Paket 1D Tour Halong Bay yang ditawarkan dari Khinh Sinh tour untuk USD 20\/pax (1 day tour) adalah minibus (max 16 orang), dijemput di hotel jam 07.30, naik kapal, entrance fee, lunch seafood di kapal &amp; english speaking guide.<\/p>\n<div id=\"attachment_133\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5.jpg\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-133\" data-attachment-id=\"133\" data-permalink=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?attachment_id=133\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5.jpg?fit=394%2C326&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"394,326\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;e2rd&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1307176432&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}\" data-image-title=\"15-Viet5\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Ha Long Bay&lt;\/p&gt;\n\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5.jpg?fit=300%2C248&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5.jpg?fit=394%2C326&amp;ssl=1\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-133\" title=\"15-Viet5\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5-300x248.jpg?resize=300%2C248\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"248\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5.jpg?resize=300%2C248&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet5.jpg?w=394&amp;ssl=1 394w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-133\" class=\"wp-caption-text\">Ha Long Bay<\/p><\/div>\n<p><span style=\"text-decoration: underline; color: #ff9900;\">Halong Bay<\/span>: Magnificient. Breathtaking. Mirip dengan Guilin di China. Perjalanan dengan kapal yang engga mungkin dilupakan. Pas naik kapal, ada kapal kayu kecil yang mendekati dan menawarkan buah2an, seperti srikaya, jeruk, manggis, dll. 1 paketnya ditawarkan 1 USD\/VND 15K. Perhentian 1 di Fish Village, sebetulnya sih tepatnya kapal besar rata yang jual ikan2, udang + kepiting masih hidup dan dijual per kg. Kalau kita beli, nanti kita bisa minta kapal yang kita tumpangi untuk memasak. Perhentian 2 di <span style=\"color: #ff9900;\">Grottoes \u2013 Hang Daung Go &amp; Hang Thien Cung<\/span> (VND 30K). Stalactites, lampu, cave yang luar biasa cantik.<\/p>\n<p>***<strong>Day 7 | Hanoi (20 Dec)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Eating<\/span>:\u00a0<a href=\"http:\/\/www.brothercafe.com\/index.htm\">Brothers Cafe<\/a> \u2013 (26 Pho Nguyen Thai Hoc, dinner USD 12\/pax; lunch USD 6.5\/pax) all-you-can-eat buffet yang menyediakan makanan vietnam. Dinner served at 18.30 Menu yang disediakan dari makanan pembuka, noodle, steak, traditional viet dishes sampai dessert plus BBQ beef &amp; prawns. Must try: <span style=\"color: #ffcc00;\">Cha Ca<\/span> (Fried Fish Noodle) disajikan oleh wanita yang duduk lesehan &amp; dimasak langsung jadi kita bisa lihat, Tempatnya pun cantik, dengan taman terbuka didalamnya, Zen atmosphere!<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: kejadian yang sedikit menyedihkan, gara2 pas banget ngefoto kemudian batere abis, memory card-nya jadi rusak; byk foto di Halong Bay &amp; Hanoi yang tidak bisa kebaca. Jadilah hari ini 2 ke <span style=\"color: #ffcc00;\">temple of literature<\/span> untuk foto ulang. Untung lagi, dengan teknologi <a href=\"http:\/\/www.photoone.net\/download.asp\">PhotoOne Recovery 2.0<\/a>, sebagian foto ternyata masih bisa direcovery. <span style=\"color: #ffcc00;\">Dong Xuan<\/span> Market \u2013 walau di seputar old quarter ini sudah berupa toko2, tetapi diujungnya terdapat pasar yang menjual mulai dari bahan makanan, sampai baju, souvenir ataupun manisan.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffcc00;\">Temple of Literature<\/span> \u2013 (Pho Quoc Tu Giam, VND 5K) bisa dianggap universitas I di Vietnam (1076). Disini tempat para sarjana &amp; doktor dihasilkan. Untuk para doktor, mereka membuat disertasinya dg dipahat menggunakan karakter China diatas batu kemudian yang diletakkan diatas batu berbentuk kura2. Tersisa 82 batu dan hanya sedikit sekali yang masih terlihat tulisannya, lapuk dimakan waktu.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffcc00;\">Ho Chi Minh\u2019s Stilt House &amp; The Presidential Palace<\/span> \u2013 (jam 08.00-11.00\/14.00-16.00, VND 10K) Stilt House adl tempat dimana HCM tinggal &amp; bekerja (1958-1969). Kita bisa melihat tempat tidur, ruang makan &amp; ruang kerjanya yang menghadap kolam. Cantik sekali walaupun sangat sederhana. (HCM terkenal sederhana). Presidential Palace adl tempat menerima tamu dari negara lain.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffcc00;\">One Pillar Pagoda<\/span> \u2013 berada 1 lokasi dengan HCM Museum &amp; mausoleum, didirikan oleh kaisar Ly Thai Tong diatas 1 pilar batu dg diameter 1.25m.<\/p>\n<p>***<strong>Day 8 | Hanoi (21 Dec)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Eating<\/span>: <span style=\"color: #ffcc00;\">Little Hanoi<\/span> (1 \u2013 makanan vietnam) (25 Pho Ta Hien) \u2013 jangan salah dg Little Hanoi (2 \u2013 makanan eropa+ice cream).<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Sights<\/span>: <span style=\"color: #ffcc00;\">Ho Chi Minh\u2019s Mausoleum<\/span> \u2013 (Senin &amp; Jumat tutup, last entry jam 10.15) tempat dimana jenasah HCM disemayamkan. Tas, kamera &amp; HP harus dititipkan, tangan tidak boleh disaku, topi harus dilepas, dll. Mirip dengan mausoleumnya Mao Ze Dong di Beijing. Lebih lama menunggu daripada waktu di dalam mausoleumnya. Tapi ini adalah bangunan terbagus yang bisa dimasukki di Hanoi dengan penjagaan yang luar biasa ketat.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffcc00;\">Museum of Ethnology<\/span> \u2013 (Nguyen Van Huyen, VND 20K) Perjalanannya lumayan jauh, ditempuh dengan bus no.1 4 (VND 3K) dari dekat mausoleum. Menampilkan suku minoritas di Vietnam, baik baju, budaya, lagu, orang, wedding, dan rumahnya. Menarik sekali. Di open air exhibition-nya, kita bisa lihat, masuk &amp; merasakkan rumah2 tradisional dari suku2 di Viet, seperti tay house, bahnar communal house, bahkan makan suku Giarai. Pas kami datang, sedang ada pameran Hanoi life under the Subsidy Economy (1975-1986) \u2013 dengan foto, video &amp; mock up-nya juga. Viet masih pada periode Subsidy Economy (Bao Cap), saat sulit ketika masih menggunakan sistem kupon untuk beras, minyak, kain, &amp; kebutuhan dasar lainnya. Belum lagi, untuk mengambil suatu barang harus antri sepanjang hari. Semakin tinggi pangkat seseorang dalam sistem, maka bisa dpt lebih banyak. Tapi tokh, tetap saja dalam kondisi susah. Ada yg punya sabun camay, engga dipakai karena sayang, dia lebih suka memotongnya kecil untuk dimasukkan ke saku baju supaya berbau wangi. Yang pangkat tinggi bisa dapat rumah kecil, tinggal dengan anak-mantu-cucu plus babi&amp;ayam. Model rumahnya jaman Bao Cap itu juga bisa dilihat, dan didengar (ada suara babi &amp; ayam segala lho..).<\/p>\n<p>Malam terakhir, minum kopi di <span style=\"color: #ffcc00;\">City View Caf\u00e9<\/span> \u2013 caf\u00e9 yang berada di dekat Hoa Kim Lake, di lt 5 \u2013 minum kopi &amp; coklat panas sambil melihat jalanan yang sangat crowded di <span style=\"color: #ffcc00;\">Old Quarter<\/span> tapi somehow sangat menenangkan hati. Akibat kopi (atau too excited?) jadi engga bisa tidur sampai jam 02.00 padahal harus bangun jam 04.45 untuk bersiap2 ke airport!<\/p>\n<p>***<strong>Day 9 | Hanoi-HCMC-Singapore (22 Dec)<\/strong><\/p>\n<p>Setelah sehari sebelumnya pesan taxi untuk ke airport (USD 7) dari Sinh Caf\u00e9 dekat hotel, jam 05.10 dijemput deh. Padahal janjinya jam 05.30 lho\u2026 butuh waktu sekitar 40 menit untuk sampai airport Noi Bai. Hanoi-HCMC ditempuh dalam waktu 2 jam. Tiba jam 10.00 untuk menunggu pesawat jam 13.30 kembali ke Singapore.<\/p>\n<p><strong>Day 10 | Singapore-Jakarta (23 Dec)<\/strong><\/p>\n<p>Dg Lufthansa jam 18.10 kembali ke Jkt<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Multiply di sini SNAPSHOT History \u2013 sejarah Vietnam sangat panjang &amp; penuh dengan perang. 1000 tahun dijajah oleh China (111 BC \u2013 938 AD), kemudian Perancis (1847-1954), perang saudara yang kemudian melibatkan USA (1964-1969). Dan terakhir perang tetap berlanjut walau USA telah keluar dengan meninggalkan bekas yang akan sulit dilupakan sampai dengan tahun 1975 <a href=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128\"> read more <span class=\"meta-nav\">&raquo;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"spay_email":"","footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[15],"tags":[133,135],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>[travelog] Vietnam (2006)<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"[travelog] Vietnam (2006)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Multiply di sini SNAPSHOT History \u2013 sejarah Vietnam sangat panjang &amp; penuh dengan perang. 1000 tahun dijajah oleh China (111 BC \u2013 938 AD), kemudian Perancis (1847-1954), perang saudara yang kemudian melibatkan USA (1964-1969). Dan terakhir perang tetap berlanjut walau USA telah keluar dengan meninggalkan bekas yang akan sulit dilupakan sampai dengan tahun 1975 read more &raquo;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"our digital sanctuary\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"www.facebook.com\/admonike\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2007-07-30T00:58:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@admonike\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Monike\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"17 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/#website\",\"url\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/\",\"name\":\"our digital sanctuary\",\"description\":\"to share what inspires and reminds us what a wonderful life God has given us\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"http:\/\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#webpage\",\"url\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128\",\"name\":\"[travelog] Vietnam (2006)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2007-07-30T00:58:25+00:00\",\"dateModified\":\"2007-07-30T00:58:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/#\/schema\/person\/5c8a2a10ecb32eb823a14f84f5bcfd50\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"[travelog] Vietnam (2006)\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/#\/schema\/person\/5c8a2a10ecb32eb823a14f84f5bcfd50\",\"name\":\"Monike\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d4fbaeb611d2dd949296434a5d28c95?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d4fbaeb611d2dd949296434a5d28c95?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Monike\"},\"sameAs\":[\"www.facebook.com\/admonike\",\"https:\/\/twitter.com\/admonike\"],\"url\":\"https:\/\/edunik.com\/home\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"[travelog] Vietnam (2006)","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"[travelog] Vietnam (2006)","og_description":"Artikel Multiply di sini SNAPSHOT History \u2013 sejarah Vietnam sangat panjang &amp; penuh dengan perang. 1000 tahun dijajah oleh China (111 BC \u2013 938 AD), kemudian Perancis (1847-1954), perang saudara yang kemudian melibatkan USA (1964-1969). Dan terakhir perang tetap berlanjut walau USA telah keluar dengan meninggalkan bekas yang akan sulit dilupakan sampai dengan tahun 1975 read more &raquo;","og_url":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128","og_site_name":"our digital sanctuary","article_author":"www.facebook.com\/admonike","article_published_time":"2007-07-30T00:58:25+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg"}],"twitter_card":"summary","twitter_creator":"@admonike","twitter_misc":{"Written by":"Monike","Est. reading time":"17 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/#website","url":"https:\/\/edunik.com\/home\/","name":"our digital sanctuary","description":"to share what inspires and reminds us what a wonderful life God has given us","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/edunik.com\/home\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"http:\/\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg","contentUrl":"http:\/\/www.edunik.com\/home\/wp-content\/uploads\/2011\/06\/15-Viet1.jpg"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#webpage","url":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128","name":"[travelog] Vietnam (2006)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#primaryimage"},"datePublished":"2007-07-30T00:58:25+00:00","dateModified":"2007-07-30T00:58:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/#\/schema\/person\/5c8a2a10ecb32eb823a14f84f5bcfd50"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/?p=128#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/edunik.com\/home\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"[travelog] Vietnam (2006)"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/#\/schema\/person\/5c8a2a10ecb32eb823a14f84f5bcfd50","name":"Monike","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/edunik.com\/home\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d4fbaeb611d2dd949296434a5d28c95?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d4fbaeb611d2dd949296434a5d28c95?s=96&d=mm&r=g","caption":"Monike"},"sameAs":["www.facebook.com\/admonike","https:\/\/twitter.com\/admonike"],"url":"https:\/\/edunik.com\/home\/?author=3"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p3jLlq-24","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/128"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=128"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/128\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edunik.com\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}