Bon Appetit Travel

[travelfood] Makan-Makan Bogor

25-BogorLAKSA KAMPUNG CINGCAU

Hari itu tujuan utama ke bogor adalah makan Laksa Kampung Cingcau (rp 4K) di pasar di jl. Suryakencana dekat SMA Kesatuan. Laksa ini laksa nostalgia DH. Dulu lokasinya depan bioskop Ranggagading. Pas datang kemarin, sudah ada di depan SMA Kesatuan, tidak jauh dari bioskop juga. Laksanya memakai kuah kuning yang gurih, dengan bihun dan tahu rebus. Bumbunya dibuat dari oncom dan srundeng, lalu dibubuhi dengan daun kemangi sebagai penyedap sekaligus pengharum dan senantiasa hangat karena dipanaskan dengan arang di tungku. Agar tidak kepanasan saat memegang alas mangkok, mangkok diberi daun pisang yang dilipat-lipat untuk menahan panas.

Cara peracikannya pun unik; mangkuk diisikan bihun rebus, toge mentah, daun kemangi, dan potongan oncom. Setelah itu mangkuk diguyur dengan kuah laksa yang panas, lalu kuahnya ditumpahkan lagi ke pancinya. Proses ini dilakukan berulang-ulang sampai oncomnya matang, dan toge dan kemanginya layu. Setelah matang barulah ditambahkan potongan tahu rebus dan kuah laksanya. Sebagai pelengkap, ditambahkan juga seperempat potong telur rebus dan taburan serundeng kelapa. Rasa manis dan gurih santan terasa benar pada hirupan pertama.

MIE SEHAT

Mie sehat yang letaknya di kota Bogor ini menyediakan mie dengan bahan dasar sayuran, yakni bayam (warna hijau) dan wortel (warna orange). Mie nya sendiri dibuat dari tepung terigu dan tanpa campuran bahan lainnya, pengawet ataupun MSG.
Satu mangkok mie ayam Rp 10K. Rasanya Ok lah, tasty. Minumnya es kacang merah (Rp 8,5K) & es jeruk kelapa (rp 8,5K). Warna hijau/orangenya juga membuat mie ini terlihat berbeda & menarik.

Jl. Suryakencana 303, Bogor
Ph. 0251.380114

TAUGE PAK GEBRO

Di depan restauran mie sehat, ada Taoge Goreng Pak Gebro yang akan dengan senang hati mengantarkan pesanan kita ke RM di dekat2 situ. Walau namanya tauge goreng, tetapi taugenya sama sekali tidak digoreng dengan minyak, melainkan direbus dengan menggunakan sedikit air. Cara membuatnya, dengan merebus taoge di atas loyang yang antara lain terbuat dari tembaga. Setelah taoge layu, diangkat dan ditaruh di atas piring lalu dicampur dengan mi, kemudian diberi beberapa irisan tahu dan ketupat, dan disiram dengan bumbu, cabai, dan kecap. Seporsi tauge goreng dihargai Rp 6K.

 

6 Comments

  • June 30, 2007 - 2:18 pm | Permalink

    wah, di Bgr? Gk ngajak2!

  • June 30, 2007 - 2:26 pm | Permalink

    Ke Bogornya sekitar bulan lalu 🙂

  • June 30, 2007 - 2:27 pm | Permalink

    fotolama toh…hehehhe….
    ditunggu kuliner berikutnya

  • July 1, 2007 - 4:16 am | Permalink

    kalo aku sukanya toge goreng yang disamping bogor permai.. 🙂
    Eh kalo ke Bogor lagi, calling calling ya… siapa tau kita bisa wisata kuliner bareng..:)

  • July 7, 2007 - 6:19 pm | Permalink

    Bogor emang byk makanan enak-nya 🙂

  • September 24, 2008 - 6:27 am | Permalink

    Laksa kampung Cingcau memang sedap salam kenal yah 😀

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Powered by: Wordpress