[travelog] Great Britain 2008 {2} UK in My Eyes – London

SERIES :

Part 1 – Our Journey (admonike)
Part 2 – In My Eyes – London (admonike)  — this article
Part 3 – In My Eyes – England (admonike)
Part 4 – In My Eyes – Wales-Scotland (admonike)
Part 5 – Beatles Pilgrimage (e2rd_san)

PHOTOS :

** Compilation click here
** London click here
** England click here
** Wales & Scotland click here
** Oxford click here

Westminster Abbey

Where kings and queens were coronated

London was beginning to illuminate herself against the night. Electric lights sizzled and jagged in the main thoroughfares, gas-lamps in the side streets glimmered a canary gold or green. (E. M. Forster)

6-12 & 22 March 2008. Hampir seminggu di London, tapi tidak pernah menikmati suasana malam. Dingin soalnya, jadi prefer balik buruan dan early morning sudah jalan lagi. Lapipula, foto kalau malam mesti bawa tripod euy. Berat deh.

London-in-my-eye:

1. Begitu sampai, di petugas imigrasi – dapat ‘interview’ kecil. Pengalaman baru nih, soalnya biasanya tuh kalau di imigrasi hanya dilihat di paspor dan di cap. Di Heathrow ini, petugasnya tanya2 lagi – tujuan datang, menginap dimana, sama siapa, dll. Simple questions, pun disampaikan dengan ramah cuman kaget saja.

2. Prefer naik bus daripada tube (underground-nya London). Kalau harus ganti lain, suka jalannya jauuuuuh banget, terutama di GreenPark. Selain itu engga bisa lihat apa2 (phan dibawah tanah..). Kalau bus, apalagi yg double decker, detail atap aza bisa dilihat dengan jelas.

3. Tentang tube lagi. Walau penuh, jarang sekali yang berbicara di dalam tube, tetapi kalau ada yang bicara; juga jarang sekali bahasa Inggris yang terdengar. Banyak sekali bahasa2 lain malah di kota London ini. Mungkin karena bhs Inggris adalah bhs kedua ya (baca: pendatang)

4. Sudah baca warning seperti ini: First thing you have to pun on your luggage is an umbrella. Tapi malah pengalaman di London, percuma mengeluarkan payung. Anginnya benar2 kencang, jadi butuh superb-strong umbrella.

5. Tiap pagi & sore selalu ada orang di jalan yang bagi2 koran gratis. Lumayan, tetap update berita..pun ada sudoku-nya buat iseng2.

6. Untung di Indo makanan model KFC dan McD mahal, kalau engga bisa2 jadi makanan pokok deh. Secara di London, kalau makan marah, ya junk food model gini deh yang paling murah.

7. Lain lagi dengan yang namanya Marks & Spencer. Kalo di Indo, termasuk mahal.. kalau buat Londoners malah murah. Bahkan sampai di suburbnya aza M&S ini banyak sekali. Yang dijual mulai dari baju (tentunya), beauty, food (snack, siap saji, bahan makanan) sampai houseware.

8. Londoners suka sekali nonton keknya. Soalnya di tiap advertising yg dipasang di jalan atau di tube, pasti ada ttg opera, musical, ataupun cinema

9. Kalau ada yang bilang London mahal, percaya deh kalau dia engga bohong.

10. Selama di London ikut Service ala Anglikan 2X. Jumlah umat yang ikut service sedikit sekali, padahal agama mayoritas. Hmmmm.. kemana ya mereka?

 

17 thoughts on “[travelog] Great Britain 2008 {2} UK in My Eyes – London

  1. The hourglass recall deficit or protect is Links of London silver elapsed bangles or more of the past The spit the ache is still unwilling links of london sale part and spit jolt it is not to vacation down the place is the destiny of millions of reverberated London links of london uk the beyond, then use the shadowy I had a moment of every person. sugar bracelet was your Links of London life for there is the charm bracelet and withers and the soul can retrieve flummoxed dreams. The breeze was pale with barely unhappy, the air It advertise time the end, links of london charms when a cut visitors But who wound i saw it is plump of fun Maybe to the terminus a new starting Links London

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *